SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MAJELIS WAKIL CABANG NAHDLATUL 'ULAMA KECAMATAN SEMIN GUNUNGKIDUL
Showing posts with label wisata. Show all posts
Showing posts with label wisata. Show all posts

Thursday, 7 May 2015

Jumlah Wisatawan Masuk Gua Pindul Harus Dibatasi

Sejumlah pihak mendesak pembatasan jumlah wisatawan yang masuk ke dalam Gua Pindul segera dilaksanakan karena kondisinya saat ini sudah cukup mengkhawatirkan.

Tidak terkontrolnya jumlah wisatawan dikhawatirkan malah akan merusak ekosistem yang bisa merugikan masyarakat sendiri.

Salah satunya disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Purwanto. Menurutnya, jika pemerintah dan pengelola Gua Pindul tidak segera melakukan pembatasan, maka ekosistem di dalamnya akan rusak.

Dalam jangka panjang masyarakat sendiri yang akan rugi.

“Kami meminta segera ada pembatasan. Kalau seperti itu terus, malah akan merugikan masyarakat,” katanya saat diminta tanggapan mengenai membludaknya wisatawan yang masuk ke dalam Gua Pindul pada akhir pekan lalu, Senin (4/52015).

Politisi Partai Gerindra ini mengakui memang saat ini tidak ada aturan tertulis yang membatasi jumlah wisatawan. Untuk itu diperlukan komitmen kuat di antara pengelola sehingga apa yang sudah disepakati bisa benar-benar dijalankan.

Selain pembatasan, menurutnya juga diperlukan kebijakan meliburkan Gua Pindul. Artinya, dalam jangka waktu tertentu, pengelola tidak memasukkan wisatawan untuk menyusuri gua.

Langkah itu nantinya bisa meminimalisir kerusakan ekosistemnya.

“Itu perlu (diliburkan satu hari dalam sepekan atau sebulan). Kalau ekosistemnya sudah rusak, butuh waktu lama untuk memperbaikinya,”ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Walhi DIY. Menurut Direktur Walhi DIY, Haliq Sandera, pembatasan jumlah wisatawan ini mendesak untuk dilakukan.

Pembatasan dapat dilakukan dengan berbagai model. Salah satunya melakukan pembatasan jumlah wisatawan perhari atau pertahun.

“Pembatasan tidak hanya dilakukan di Pindul saja, tetapi juga dilakukan di kawasan ekowisata yang dikembangkan lainnya,”katanya.

Kepada pemerintah, Haliq meminta untuk segera membuat kebijakan mengenai pembatasan jumlah kunjungan wisatawan ini. Nantinya, kebijakan tersebut segera disosialisasikan kepada masyarakat sehingga bisa terlaksana dengan baik.

“Kesadaran masyarakat yang tinggal di lokasi ekowisata untuk tetap menjaga lingkungan, perlu dibangunkan. Karena ketika ekosistem tidak dijaga, berubah dan rusak, akan mengurangi minat wisatawan juga untuk berkunjung ke sana,” imbuhnya.

Read more ...

Inilah Puncak Tertinggi Gunungkidul

Batu Tanggulasi nama Bukit di Dusun Sriten. Dengan ketinggiannya 886 m dari permukaan air laut, bukit yang terletak di Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar ini merupakan pucak tertinggi di Gunungkidul. Di pucuk bukit ini dapat memadang jauh ke seluruh penjuru DIY hingga Jateng.

Pada saat cerah bahkan dapat melihat laut selatan, Waduk Gajah Mungkur, Kota Solo, Gunung Merapi, Sindoro, Sumbing dan sekitarnya. Di Pucuk bukit ini sekarang dibangun embung untuk mengoncori kebun buah.

Bukit ini mulai berkembang menjadi obyek wisata. Pengunjung selain  memandang indahnya embung juga dapat bermain dengan kabut. Pada cuaca tertentu tiba turun kabut. “Wisawan kadang berkejaran dengan kabut,” kata Asisten Sekretaris Bidang Pembangunan (Asek II) Pemkab Gunungkidul  Supriyadi STP, Jumat (24/04/2015).

Sudah banyak masyarakat mengunjungi bukit yang dari Kota Wonosari berjarak sekitar 20 km ini. Walaupun masih seklitar 7,5 km harus menyusur jalan cor blok  rusak, tidak mengurangi antusias wisatawan mengunjungi puncak Tugu Tanggulasi di Dusun Sriten. “ Pemdes Pilangrejo sudah mengajukan anggaran perbaikan jalan ke Pemerintah DIY sebesar Rp 7,8 miliar,”  ujarnya.

Kendati jalan belum sebagaimana yang diharapan, jalur sekarang justru memiliki tantangan tersendiri bagi masyarakat yang akan mengunjungi Sriten. Lebih setengah jam, harus menguji nyali dalam jalan menanjak, berkelok-kelok dalam kondisi cor blok yang sudah rusak. Ada 16 tikungan-tikungan tajam yang ngeri-ngeri mendebarkan tetapi nikmat. “Mudah-mudahan segera ada dana untuk perbaikan jalan,” demikian kata Kades Pilangrejo Sunaryo.

via krjogja | image ridiculoustravel.wordpress.com

Read more ...
Designed By